Memayu Hayuning Bawana

Memayu hayuning bawana, mengandung banyak pengertian dari setiap pandangan dan juga pemikiran setiap orang . Dalam pengertian sederhana adalah menyempurnakan/mempercantik indahnya dunia dan jagad dimana manusia berpijak dan menghirup udaranya, bumi dimana langit memayungi setiap manusia, semesta alam dengan segala isinya.
Masih banyak pengertian dari setiap orientasi yang berbeda juga. Maksud dari menyempurnakan indahnya/cantiknya dunia antara lain menyempurnakan tata nilai kehidupan. Banyak cara demi menyempurnakan tata nilai dari kehidupan manusia, baik sosial budaya maupun relijius.

Berikut adalah pengejawantahan Hamemayu hayuning bawana secara filosofi jawa

TEMBUNG “amemayu” iku tembung andhahan sing asale saka tembung lingga “hayu” sing sok kelangan h-ne dadi “ayu”. Tembung andhahan “amemayu” iku ater-atere (h)a- lan swara irung
bunyi sengau kang digandhengake karo tembung dwilingga hayu-hayu
utawa ayu-ayu dadi “amahayu-hayu” sing diringkes dadi “amamayu”.
Ater-ater (h)a- kuwi uga asring ilang mung kari swara irunge bae, dene vokal a sing ana tengah ngalami disimilasi dadi e (pepet), mula banjur dari memayu. Tembung kang proses pangribage padha karo amemayu utawa memayu yaiku amemangun utawa memangun.

“Amemayu” iku tembung kriya sing tegese ngupadaya supaya tansah “ayu”. Dadi, “memayu hayuning bawana” iku tumindak utawa tandang gawe sing tundhone bisa gawe raharjaning donya. Bebuden kang becik utawa bebuden kang luhur, iku ya mung bebuden kang dadi sumbering tumindak kang tumuju marang karahayon.

Ana sing kagungan pamanggih menawa “memayu hayuning bawana” iku sesanti kang mokal lan angel cak-cakane. Lha wong lagi “memayu hayuning kulawarga” utawa “memayu hayuning bebrayan” bae ora gampang, kok arep “memayu hayuning bawana” utawa hayuning jagad!

Read the rest of this entry

6709149057284l.jpg Terinspirasi dari tulisan mas agung paijo yang menulis tentang ilmu titen, sekedar ingin menambahi sedikit “kawruh” yang saya dapatkan dari hasil bincang-bincang tengah malam dengan bapak-bapak di kampung tempat tinggal saya. Pada dasarnya memang pengetahuan manusia tidak terlepas dari ilmu titen yang terdiri dari niteni, nirokake dan nambahi jika di budaya kehidupan jawa sering disebut dengan ilmu titen.
Di kehidupan keseharian, secara tidak sadar manusia selalu merekam/menyimpan kejadian yang dialami baik ketika masih anak-anak bahkan sampai dewasa. Pada umumnya kehidupan orang jawa, hal-hal yang terjadi selama hidup tidak tercatat secara tersurat. Bisa dikatakan sejarah orang jawa kebanyakan tidak tercatat atau tersurat pada pada suatu media, namun mereka memiliki daya ingat yang kuat akan suatu kejadian yang telah terjadi di masa lampau, bahkan sampai dengan tanggal dan waktu terjadinya.

Read the rest of this entry

Renungan

Mari sejenak merenungkan esensi diri kita di alam ini :

1. Adalah sebuah keanehan jika engkau bersukaria menikmati kejatuhan di dalam keberhasilan.
2. Coba kau renungkan, bahwa didalam kitaran para pengikut dan berbagai pujian, engkau ternyata belum memasuki pintu gerbang kerohanian.
3. Lihatlah…, amatilah…, camkanlah…, bahwa orang-orang berpesta pora sambil saling singguk untuk mengumpulkan pecahan-pecahan kaca.
4. Engkau menyukai pujian untuk dirimu? Obatnya, turunlah dari kursimu dan duduklah di atas tanah.
5. Hindari membeli Neraka begitu murah.
6. Jangan memastikan pintu Surga telah terbuka untuk menyongsongmu hanya karena orang-orang mengatakan engkau saleh.
Read the rest of this entry

Canon launching EOS 450 D

nikond60_n_canon450d.jpg

Canon mengeluarkan DSLR seri EOS terbaru, EOS 450 D. Dibanding seri EOS sebelumnya ( EOS 350 dan EOS 400 D) seri terbaru ini memiliki fitur yang lebih baik.

Spesifikasi seri EOS 450 D :
- 12,4 Mp
- live view
- 3 inch LCD
- 4 mode matering
- LCD komposur, dengan variasi tone color yang lebih banyak
- 9 point AF
- 4 mode timer, yg terbaru self timer continuous
- view vinder besar dibanding seri sebelumnya
- baterre terbaru canon
- body tangguh dan lebih besar dibanding seri 350 dan 400
- Memory menggunakan SD card, seri sebelumya menggunakan CF
- Sensor lens cleaning system dan
- Air flow control system, membersihkan lensa dari debu secara otomatis

Dan yang pasti harganya juga masih selangit.
Untuk rupiah harganya berkisar 7 – 8 juta rupiah body only.
hmm… nunggu drop-dropan harga seri sebelumnya saja.

 

sumber :

http://www.dpreview.com/news/0801/08012403canoneos450d.asp

*masih setia dengan EOS 350 D

Soeharto, Introspeksi untuk Sebuah Bangsa

soeharto.jpg.

Innallilahi wa innalilahi roji’un…
Telah berpulang ke Rahmatullah, seorang HM Soeharto. Mantan Presiden RI ke 2 di usia ke 87 tahun.
Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisiNya.

Soeharto, sosok seorang negarawan yang pernah memimpin negara ini selama 32 tahun. Selama berkuasa 32 tahun banyak kontroversi yang terjadi baik dari sisi politik, sosial dan ekonomi.
Banyak orang yang merasa kecewa selama kepemipinan beliau dengan segala alasannya, namun tidak sedikit juga yang merasa bangga dan senang selama masa kepemimpinan beliau.
Negara ini telah kehilangan tokoh besar, yang kharismatik dimata rakyat kecil dan orang orang terdekatnya. Read the rest of this entry

Lagi, MUI (Majelis Ulama Indonesia) mengeluarkan fatwa sesat kepada sebuah komunitas aliran kepercayaan yang berpusat di Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Fatwa tersebut dikeluarkan MUI atas dasar bertentangan dengan akidah dan ajaran Islam serta berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
Apa yang sebenarnya menjadi alasan atas dikeluarkannya fatwa tersebut? Jika diperhatikan atau diamati, komunitas tersebut sudah terbentuk sejak tahun 70-an hingga saat ini. Jika memang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat, mungkin sudah sejak dahulu masyarakat yang hidup berdampingan dengan penganut aliran tersebut akan mengajukan tuntutan atau merasa terganggu dengan aktivitas komunitas tersebut.

Read the rest of this entry

Kisah tentang sebuah kepercayaan

Kisah tentang Sayidina Umar Bin Khatab ketika beliau menjabat sebagai khalifah.

Suatu hari, datanglah ke kalangan beliau yang tengah bersama para sahabat, 3 orang pemuda. Dua orang diantara mereka memegangi yang ketiga. Sang khalifah bertanya apa tujuan mereka. Kedua orang pemuda itu menjawab bahwa pemuda yang ketiga telah membunuh ayah mereka. Mereka menangkapnya dan membawanya kepada khalifah untuk meminta keadilan.

Sayiddina Umar bin Khatab bertanya kepada pemuda ketiga apakah semua benar adanya. Ia menjawab, “Ya, memang benar. Tidak ada seorangpun saksi kejadian itu, kecuali Allah. Dengan seizinmu, akan kuceritakan apa yang terjadi, dan akan kuterima dakwaan apapun yang akan engkau ajukan. Aku datang ke Madinah pagi ini untuk mengunjungi makan Nabi yang mulia. Kuikatkan kudaku ke sebatang pohon kurma ditepi jalan dan aku membersihkan diri dari debu jalanan.

Read the rest of this entry

Sugeng Riyadi

Lebaran-card

First post

test for first post. and its done!